BANGKALAN – Wisuda Sarjana ke-39 STKIP PGRI Bangkalan Tahun 2026 telah sukses dilaksanakan. Sebanyak 221 wisudawan mengikuti prosesi wisuda dengan penuh khidmat dan kebanggaan setelah menyelesaikan perjalanan akademik selama kurang lebih empat tahun.
Momentum wisuda kali ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi para mahasiswa, tetapi juga menjadi bukti atas berbagai capaian dan prestasi yang berhasil ditorehkan selama menempuh pendidikan di STKIP PGRI Bangkalan. Beragam prestasi, baik akademik maupun nonakademik, berhasil diraih mahasiswa di tingkat regional, provinsi, nasional, bahkan dalam berbagai ajang kompetitif lainnya.
Pada bidang akademik, mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan tercatat berhasil memperoleh berbagai capaian melalui program-program kompetitif, termasuk hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Selain itu, mahasiswa juga aktif menghasilkan berbagai karya ilmiah dan inovasi pada tingkat regional maupun nasional.
Salah satu capaian paling membanggakan dalam Wisuda Sarjana ke-39 tahun ini adalah keberhasilan 96 mahasiswa mempublikasikan luaran penelitian skripsinya pada jurnal ilmiah nasional terakreditasi dan terindeks Science and Technology Index (SINTA) dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik indonesia pada peringkat SINTA 2 hingga SINTA 4.
Capaian tersebut menunjukkan semakin berkembangnya budaya akademik dan penelitian di lingkungan STKIP PGRI Bangkalan. Publikasi ilmiah yang dihasilkan mahasiswa tidak hanya menjadi luaran dari proses penyusunan skripsi, tetapi juga menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat akademik secara lebih luas.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap capaian tersebut, 96 mahasiswa yang berhasil memenuhi standar publikasi ilmiah diberikan nilai skripsi A dan dinyatakan lulus tanpa harus melalui tahapan sidang atau ujian skripsi sebagaimana mekanisme konvensional. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya kampus untuk mendorong mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang memiliki nilai kebermanfaatan, kualitas akademik, serta rekognisi pada tingkat nasional.

Pimpinan STKIP PGRI Bangkalan, Dr. Fajar Hidayatullah, M.Pd., menyampaikan bahwa berbagai prestasi yang diraih mahasiswa merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan kemampuan mahasiswa itu sendiri. Institusi, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk menyediakan sistem pendidikan, lingkungan akademik, serta sumber daya manusia yang mampu mendukung potensi mahasiswa agar berkembang secara optimal.
“Raihan berbagai prestasi mahasiswa kami pada dasarnya adalah capaian mereka secara pribadi. Kami sebagai institusi berupaya memberikan dukungan melalui sistem akademik dan lingkungan ilmiah yang memadai. Saat ini, lebih dari 25 persen dosen kami telah bergelar doktor dan menyelesaikan pendidikan doktoralnya di perguruan tinggi dengan akreditasi unggul, bahkan sebagian di antaranya lulus dengan predikat cumlaude. Selain itu, sekitar 30 persen dosen lainnya saat ini sedang melanjutkan studi pada jenjang doktoral,” ujar Fajar.
Menurutnya, perkembangan kualitas sumber daya manusia tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun perguruan tinggi yang memiliki budaya akademik dan penelitian yang kuat. Dalam beberapa tahun mendatang, STKIP PGRI Bangkalan menargetkan lebih dari separuh tenaga dosennya telah memiliki kualifikasi akademik doktor.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembinaan prestasi mahasiswa. Kombinasi antara dosen yang memiliki kompetensi akademik tinggi, sistem pendidikan yang terus berkembang, serta budaya penelitian yang semakin kuat menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi.
“Harapan kami, capaian prestasi mahasiswa dalam publikasi ilmiah secara nasional ini dapat menjadi motivasi bagi adik-adik tingkat mereka. Kami juga ingin memberikan keyakinan kepada masyarakat yang nantinya ingin melanjutkan pendidikan tinggi di STKIP PGRI Bangkalan bahwa mahasiswa akan memperoleh dukungan sumber daya manusia dan lingkungan akademik yang terus berkembang,” lanjut Fajar.
Perkembangan budaya ilmiah STKIP PGRI Bangkalan juga tercermin dalam peningkatan kinerja institusi pada pangkalan data nasional. Berdasarkan data resmi Science and Technology Index (SINTA), STKIP PGRI Bangkalan saat ini memiliki SINTA Score Overall sebesar 22.048, dengan SINTA Score 3 Years sebesar 6.612. Data tersebut juga mencatat sebanyak 55 penulis (authors), 7 department, serta 2 jurnal terindeks SINTA yang terafiliasi dengan institusi.
Berdasarkan pemeringkatan data SINTA Score Overall per 9 September 2026, capaian tersebut menempatkan STKIP PGRI Bangkalan pada peringkat keenam di antara puluhan perguruan tinggi yang berada di empat kabupaten di Pulau Madura, meliputi Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Posisi tersebut menjadi indikator positif atas perkembangan produktivitas akademik, penelitian, publikasi, dan kontribusi ilmiah sivitas akademika STKIP PGRI Bangkalan.

Perkembangan tersebut juga melanjutkan capaian institusi sebelumnya. STKIP PGRI Bangkalan telah masuk dalam klaster madya perguruan tinggi tahun 2025, yang didasarkan pada berbagai indikator kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk publikasi, penelitian, pengabdian, kekayaan intelektual, buku, penulis, dan afiliasi kerjasama.
Tidak hanya berkembang dalam bidang akademik dan penelitian, mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan juga menunjukkan prestasi yang membanggakan pada bidang nonakademik. Pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Nasional Mahasiswa (Porsenasma) V Tahun 2025, kontingen STKIP PGRI Bangkalan berhasil meraih total delapan medali, terdiri atas satu medali emas, dua medali perak, dan lima medali perunggu dari berbagai cabang olahraga.
Sebelumnya, mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan juga berhasil menyumbangkan medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur Tahun 2025. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan mahasiswa di lingkungan kampus tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan bakat, minat, kreativitas, olahraga, seni, dan kepemimpinan. Berbagai capaian tersebut menjadi gambaran bahwa STKIP PGRI Bangkalan terus bergerak menuju penguatan ekosistem pendidikan tinggi yang berbasis pada pengembangan sumber daya manusia, budaya ilmiah, penelitian, inovasi, dan prestasi mahasiswa.

Keberhasilan 96 wisudawan dalam mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal nasional terindeks SINTA 2 hingga SINTA 4 menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan institusi. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya menyelesaikan pendidikan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga telah menghasilkan karya ilmiah yang memperoleh pengakuan dan rekognisi dalam ekosistem publikasi nasional.
Wisuda Sarjana ke-39 STKIP PGRI Bangkalan Tahun 2026 pada akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni pelepasan lulusan. Momentum tersebut menjadi refleksi atas perjalanan panjang mahasiswa dalam belajar, berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi akademik.
Dengan dukungan sumber daya manusia yang terus meningkat, sistem akademik yang berkembang, serta budaya penelitian yang semakin kuat, STKIP PGRI Bangkalan optimistis dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga produktif, adaptif, inovatif, dan mampu bersaing dalam berbagai bidang di tingkat regional maupun nasional.
Keberhasilan 96 wisudawan dalam menghasilkan publikasi ilmiah nasional menjadi bukti bahwa dari Bangkalan, mahasiswa mampu menghasilkan karya yang diperhitungkan dalam ruang akademik nasional. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi mahasiswa berikutnya untuk terus berkarya, meneliti, berinovasi, dan mengharumkan nama daerah serta almamater.